Kisah Islami Yang Menginspirasi Tentang Elang Milik Nabi Sulaiman

‏Banyak sekali nasehat bijak yang tersirat dalam kisah islami yang menginspirasi tentang burung elang milik nabi sulaiman. Kisah islami ini sangat cocok untuk dijadikan bacaan anak pengantar tidur .

Kisah Islami Yang Menginspirasi – Selain Alqur’qn yang merupakan mukjizat terbesar nabi muhammad saw, nabi yang mempunyau mukjizat paling populer dikalangan anak-anak muslim adalah nabi sulaiman as, sebab nabi sulaiman dikaruniai mukjizat oleh allah, bisa menguasi (mengerti) berbagai bahasa binatang, dengan kepandainya itu , nabi sulaiman bisa menguasai Baik daratan maupun lautan, tidak hanya itu yang membuat kaum muslimIn kagum, terutama anak-anak muslim,  nabi sulaiman juga bisa menguasai berbagai makhluk halus,  baik didarat mauapun dilautan, oleh sebab itu, disamping nabi muhammad saw sebagai idola,  nabi sulaimanpun sering di idolakan anak-anak muslim.

Berbagai kisah nabi sulaiman yang berkaitan dengan bintang telah banyak disebutkan diberbagai sumber, dia menemukn negeri saba, negerinya ratu bilqis juga berkat bantuan burung hud-hud yang bermaksud salah seorang bala tentaranya dari jenis binatang, dengan begitu telah terjalin hubungan yang harmonis,antara nabi sulaiman as dengan makhluk allah lainnya, termasuk dengan berbagai jenis burung.

Tak jarang pula burung mengadukan tingkah polah Manusia Yang menzliminya, melalui laporan burung-burung nabi sulaiman bisa untungkan karena bisa memerintah dengan adil dan bijaksana, bisa memuji dan memberikan hadiah dari rakyatnya yang berperstasi, juga bisa memberi hukuman kepada rakyatnya yang berbuat dzalim, meskipun terhadap burung sekalipun.

Disebutkan dari sebuah kisah : ada seekor buring elang mengadu kepada nabi sulaiman, kayanya :” seorang pemilik pohon bernaka fulan telah merampas anak-anakku dimana aku bersarang dipohon miliknya itu “.
Pengaduan burung elang ini diterima oleh nabi sulaiman,  selanjutnya pemilik pohon tersebut dipanggil lalu diberi peringatan, untuk tidak lagi menganggu Anak-anak burung elang yang bersarang dipohonnya. Sini lain itu nabi sulaiman juga memerintahkan dua setan untuk menjaga anak-anak burung elang dari gangguan pemilik pohon, jika pemilik pohon mengulangi perbuatannya dengan Mengambil  Anak-anak burung elang tadi.

Maka hendakny kedua setan ini tidak segan-segan untuk membantingnya ketanh dan membelah tubuhnya menjadi dua, satu bagaian dibuang kearah timur,  dan satu bagain lagi dibuang kearah barat.
Untuk sementara waktu peringatan nabi sulaiman ini dipatuhi oleh si pemilik pohon namun pada tahun berikutnya peria tersebut melanggar peribgatn nbi sulaiman dengan Mengambil Anak-anak burung elang yang bersarang dipohonya, tapi kali ini sebelum memanjt pohon yang ada sarang burung elangnya ia bersedekah sepotong roti kepada orang fakir miskin.

Dengan perbuatan ny ini untuk kedua kliny burung elang mengadau kepada nabi sulaiman tentang perampasn oleh si pemilik pohon.

Berdasarkan laporn burungvelng itu nbi sulaiman memanggil  dua setan Uang disuruhnya menjaga anak-anak burung elang yang bersarang dipohon tersebut, kenapa ia sampai teledor menjaganya Hingga si pemilik sampai Dapat mengambil anak-anak burung elang.  Dengan teguran keras nabi sulaiman berkata kepada kedua setan itu ” mengapa kalian mengabaikan tugas dari ku?

Kedua setan menjawab” wahai khalifa Allah,  maafkan lah kami, karena kami ditangkap basah oleh dua malaikat yang disuruh Allah.
Kedua malaikat ini melemparkan kami secara terpisah, satu dilemparkan ketimur dan yang lain dilempar kebarat, rencana kami untuk membelah tubuh si pemilik pohon jadi gagal,  ini semua akibat sepotong roti yang disedekahkan oleh sipemilik pohon itu sebelum memanjat pohon yang ada sarang burungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *