Legenda Cerita Rakyat Danau Lipan

Legenda Cerita  rakyat – Danau lipan adalah sebuah tempat didaerah kecamatan muara kaman yang terletak dikabupaten kutai kartanegara,  kalimantan timur. Danau lipan ini adalah sebuah padang luas yang ditimbuhi semak dan perdu,  tidak ada airnya,  lalu kenapa disebut danau lipan? Lanjutkan membaca “Legenda Cerita Rakyat Danau Lipan”

Ringkasan Cerita Rakyat Lahilate

Artikel ini berisi rangkuman dari ringkasan cerita rakyat lahilate agar mudah dan ringkas untuk di baca. Kumpulan cerita legenda indonesia maupun cerita rakyat luar negeri.

Ringkasan cerita rakyat – Dahulu ada seorang laki-laki bernama lahilote yang tinggal dihuku sungai,  dekat mata air,  pekerjaan nya setiap hari adalah mencari rotan dihutan. Pada suatu haru tanpa disangka-sangka ia melihat tujuh bidadari yang sedang mandi disungai,  canda tawa terdengar dari kejauhan,  ketika mereka sedang mandi,  lahilote mengambil selendang salah satu dari bidadari,  dan menyembunyikan nya dibsuatu tempat, mereka baru sadar  rupanya ada orang yang sejak tadi mengintip mereka mandi,  kehadiran lahilote secara tiba-tiba sungguh mengagetkan bidadari-bidadri tersebut.

Mereka terbang kekayangan kecuali seorang yang kehilangan selendang,  singkat cerita,  seorang bidadari itu berhasil dibujuk dan dinikahi oleh lahilote.
Seperti biasa,  lahilote mencari rotan dihutan,  ketika sedang membersihkan rumah, tanpa sengaja istri lahilote menemukan selendangnya yang hilang dalam tabung bambu,  ia senang sekali karna selendangnya sudah ditemukan saat itu juga ia terbang keasal nya yaitu kayangan.

Hari itu lahilote sungguh beruntung,  rotan yabg diperoleh lebih banyak dari biasanya tapi ketika pulang kegembiaranya lenyap,  tabung bambu sudah kosong dan istrinya telah kembali Kekayangan,lah brnar-benar gundah. Tiba-tiba seorang pOlahi Yaitu suatu suku yang tinggal ditengah hutan hadir dihadapan nya. Ia memegan rotan hutiya mala, sang olahi berkata .” Rotan ini akan memandumu kekayangan,  temukanlah istrimu disana.

Singkat cerita,  lahilote terbang kekayangan dan bertemu dengan istrinya. Lahilote bersatu kembali di kayangan, pada suatu waktu,  lahilote bersama istrinya sedang asyik berbicara berdua,  lahilote duduk diatas sebatang kayu,  sementara itu. Istrinya sibuk mencari kutu dikepala lahilote , ia terkejut melihat uban yang ada dikepalanya,  ia ingat seorang beruban tidak boleh ada dikayangan,lahilote menanyakan apa alasannya, istrinya menjawab, apalah arti sebuah cinta kalau tuan sudah beruban,  apalah artinya sebuah kayangan kalau tuan tinggal bayangan,  lahilote tidak menyangka akibatnya sungguh berat,  ia benar-benar terpukul dibuatnya,  lalu ia turun kebumi dengan sebilah papan.

Lahilote bersumpah,  sampai  senja umurku nanti,  sebatas pantai pohe berujung kain kafan,  disana telapak kakiku akan terpatri sepanjang zaman,  batu berbentuk telapak kaki itu dapat ditemukan dipantai phone , Gorontalo, menurut kepercayaan setempat,  batu itu adalah telapak  kaki lahilote yang terbuang dari kayangan.

Lanjutkan membaca “Ringkasan Cerita Rakyat Lahilate”

Cerita Legenda Singkat Kutukan Raja Pulau Mitin

Cerita Legenda Singkat – Dahulu  kala,  dipulau mitin. Termasuk daerah kahayalan Hilir ada kerajaan yang dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana,  sang raja memrintahkan dengan afil dan bijaksana sehingga kerajaan mencapai kejayaan,  rakyatnya hidup dalam kemakmuran.

Pada suatu hari sang permaisuri meninggal dunia.  Petmaisuri adalah orang yang sangat dicintai oleh sang raja , kepergian sang permaisuri membuat sang raja terguncang,  hatinya sedih bukan kepalang,  guna menghibur hatinya yang sedanh gindah gulana,  sang raja hendak belayar.

Tapi roda pemerintahan harus tetap berjalan lancar,  maka untuk sementara tiga pemerintahan diserahkan kepada kedua putra nya yang kembar,  yaitu si naga dan si buaya,  sang raja menjelaskan segala sesuatunya yang berhubungan sebagai tugas pemimpin, kedua anak muda itu mendengarkan dengan seksama,  mereka menerima tanggung jawab tersebut.

Setelah merasa cukup memberi wejangan maka raja berlayar,  kedua putranya  yang masih muda itu  menduduki thata kerjaan.

Tetapi apa yang terjadi,  begitu raja tidak ada ditempat,  si naga berbuat sesuka hati. Ia suka berpoyahpoyah,  menghambur-hamburkan harta, sementara si buaya dikenal sebagai sosok yang pemurajmh. Hemat., dan suka menolong. Si buaya mencoba menasehati saudaranya.

Tapi bukannya menerima nasihat dengan baik. Si naga malah mengajak debat.  Bukan hanya perang mulut pun.
Pertikaian pun pecah dengan melibatkan anak buah sehingga menimbulkan banyak korban jiwa.
Dalam perlayarannya, sang raja tiba-tiba merasa resah,  seperti ada yang tidak beres,  maka diperintahkan nya nahkoda kapal berbalik menuju istana,  sampai di istana ia kaget melihat kedua putranya terlibat perang dengan sengitnya. Ia brnar-benar murka. Dengan lantang dia berkata dengan naga dan buaya.

sungguh keterlaluan kalian,  telah merusak ketentraman negeri ini . Banyak prajurit kerajaan yang tewas. Kirannya kalian sibuk sendiri, rakyat tidak terurus, kalian harus dihukum!  Buaya jadilah engkau buaya, yang hidup di air engkau dibolehkan menetap disini karena kesalahamu sedikit,  ku perintahkan engkau untuk menjaga pulau mitin,  sedangkan  engkau Naga. Jadilah rngkau seekor naga.

Kamulah penyebab semua kekacauan ini dan pergilahh kapuas.  Kamu bertugad melindungi sungai kapuas agar tidak ritumbuhi cendawa Bantilung. ” kutukan sang raja berakibat fatal. Langit mendadak menjadi gelap,  kilat dan petir tidak henti-henti nya menggelegar. , sesaat kemudian sibuaya menjelma menjadi buaya dan berdiam dipulau mintin sedangkan si naga berubah menjadi seekor ular naga dan hidup dipulau kapuas.

Dongeng Cerita Rakyat Kera dan Ayam

Berikut ini adalah dongeng cerita rakyat tentang seekor kera dan ayam pilihan terbaik yang dapat anda jadikan bahan bacaan. Dongeng cerita rakyat ini memiliki pesan pesan kehidupan penuh makna.

Dongeng cerita rakyat –  Pada zaman dahulu,  ada dongeng menarik tentang persahabatan antara kera dan ayam,  nampaknya mereka selalu rukun dan damai,  tapi kenyataannya tidaklah demikian. Setelah sekian lama mereka bersahabat,  barulah terlihat kelakuan buruk si kera.

“Hai ayam sahabatku. Panggil kera. Sore- sore begini enaknya kita jalan-jalan.  Maukah kau pergi bersamaku?…
” Hai ayam sahabatku, ” panggil kera,  sore-sore begini enaknya kita jalan-jalan maukah kau pergi bersamaku?…

“memang kita mau pergi kemana?  Tanya ayam “.
“aku akan mengajakmu kehutan,  tempat aku biasa bermain, disana tempatnya indah. Pasti kamu suka!.  Ujar si kera seraya membujuk.

Ayam tertarik dengan ajakan sih kera, tanpa rasa curiga,  ia mengikuti kera untuk berjalan-jalan dihutan,  hari semakin gelap,  perut kera mulai meronta-ronta  minta di isi,  saat itulah timbul niat busuk kera untuk mencelaki ayam.

” hehehe……  Untuk apa aku susah-susah mencari -cari  makanan,  didepan ku saja sudah ada makanan yang lezat .” pikir kera.

Dilihatnya tampak ayam merasa kebinggungan masuk kedalam hutan,  ayam itu tampak besar dan segar.  Kera berfikir,  jika ayam hendak dimakannya,  lebih baik jika tanpa bulu,  oleh karena itu, ia hari hendak mencabuti bulu ayam terlebih dahulu.

Ayam dan kera semakin jauh masuk Ke dalam  kehutan , saat itu hari makin gelap kera pun mrlaksanakan niatnya,  ia segera menangkap ayam,  ayam tampak terkejut melihat perlakuan kera,  kera yang jahat itu kemudian mencabuti bulu-bulu ayam itu , dengan sekuat tenaganya, ayam meronta-ronta,ayam mencoba lari dari cengkraman kera,  setelah berusaha keras tanpa mengenal lelah ayam berhasil melarikan diri, ayam berlari sekencang-kencangnya keluar dari hutan.

Setelah sekian lama ayam berlari, Tibalah ia dirumah sahabatnya yang lain,  ayam tiba dirumahnya kepiting,  kepiting yang melihat ayam kelelahan membuat penasaran,  iya pun bertanya, wahai ayam,  apa gerangan yang terjadi dengan mu?  Mengapa napasmu terengah-engah? Bulu -bulu mu rontok semua?  Tanya kepiting.

“oh kepiting, aku dicelakai olrh sahabatku sendiri si kera,  ia hedak memakanku, ” jawab ayam dengan napas nya yang masih terengah-engah.

“kurang ajar!  betapa teganyaKera berbuat seperti ini kepadamu. ” ucap kepiting tidak percaya.
“memang kurang ajar tega-teganya dia punya niat jahat seperti itu! “sahut ayam.

“hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.  Kera harus kita beri pelajaran! ” ucap kepiting dengan geram.
Ayam dan kepiting kemudian mengatur siasat untuk memberi pelajaran kepada si kera.  Beberapa bulan kemudian setelah bulu-bulu ditubuh ayam tekah pulih.   Kepiting dan ayam menemui kera,  ayam masih tampak ketakutan melihat si kera.

Akhirnya,  kepiting yang berbicara kepada kera,  hai kera,  dua hari lagi aku dan ayam hedak pergi berkayar krpulau seberang, di pulau itu banyak buah-buahan yang matang dan lezat,  ujar kepiting.
” benarkah ? Bolehkah aku ikut berlayar dengan kalian ucap kera penuh harap.
” Boleh….  Boleh saja….!  Kata kepiting.

Sebelum perahu dari tanah liat telah tersedia,  ayam dan kepiting telah mempersiapkan jauh-jauh hari,  dua hari kemudian mereka bertiga naik perahu menuju seberang.

Perahu semakin lama semakin menjauh dari tepian,  kera  sudah mulai membayangkan betapa lezatnya buah-buahan yang akan di santapnya nanti , sedangkan ayam dan kepiting mulai saling memberi sandi.
Ayam berkokok.  Aku lubangi kok…!

Si kepiting menjawab,  tunggu sampai dalam sekali setiap kepiting berkata begitu , ayam mematuk-matuk berahu itu mereka kemudian mengulangi permainan itu lagi,  si kera sama sekali tidak mngerti apa yang dilakukan si ayam dan kepiting,  lama kelamaan perahu yang ditimpangi mereka bocor.

Kera mulai panik tapi iya tidak bisa berbuat apa apa perahu semakin lama semakin tenggelam, kepiting dan ayam bisa menyelamatkan diri,  si kepiting menyelam kedasar laut,  sedangkan si ayam dengan mudah terbang kedarat,  tinggallah si kera yang nampak ketakutan.
Pada dasarnya kera paling takut pada air,  apalagi air laut,  iya berusaha meronta ronta mintak tolong tapi siapa yang menolongnya. Ia juga tak Bisa  berenang, maka mati lah sih kera yang licik itu.

Cerita Rakyat Yang Singkat singarlaki dan Limbat

Cerita rakyat yang singkat – Dahulu didaerah tondano,  hiduplah seorang pemburu perkasa yang bernama sigarlaki,  ia terkenal memiliki keterampilan menombak,  sesulit apapun sasarannya,  dapat ia tombak dengan cepat,  sirgalaki memiliki pelayan yang sangat setia,  bernama limbat. Jika sirgalaki menyuruhnya melakukan sesuatu, pasti dapat ia kerjakan dengan baik. Pendek kata. Ia menjadi orang kepercayaan sirgalaki.
Pada suatu hari.

Mereka berburu kehutan,  namun hasil tangkapan kali ini tidak seperti biasa nya,  sudah Lama mereka berburu , tidak ada seekor binatang pun yang tampak,  la begitu kesal dengan kenyataan itu,  kekesalnya semakin memuncak limbat melaporkan bahwa daging persediaan mereka Dirumah hilang Di curi orang.

Alih-alih mencoba melakukan penyelidikan,  sirgalaki malah menuduh limbat sebagai pencuriNya , Dituduh sebagai pencuri limbat Pun merasa Sakit hati. Limbat dbagai tertuduh harus membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

Sirgalaki membuat aturan main sendiri,  ia akan menancapkan tombaknya kedasar kolam,  kemudian ia menyuruh limbat menyelam ke dasar kolam itu,  kalau tombak itu lebih cepat muncul kepermukaan,  artinya limbat tidak mencuri,  namun bila limbat yang duluan keluar dari kolam , berarti ia pencurinya,  timbul rasa takut dalam diri limbat.

Mendengar aturan yang aneh itu. Namun ia harus menjaga kehormatan diri, lalu ia menyelam secepat tombak singarlaki menghujam dasrmar kolam.

Namun ada kejadian aneh,  belum lama sigarlaki menancapkan tombak,  seekor babi hutan minum dikolam,  ditariknya krmbali tombak dan dilontarkan kearah babi hutan itu,  sayang tombak itu tidak mengenai sasaran,  sesuai aturan sugarlaji,  seharusnya limbat bebas dari segala tuduhan,  namun.
Sigarlaki meminta membuktikan ulang.

Limbat sebenarnya keberatan dengan hal tersebut,  tapi apalah dayanya, ia hanya seorang pelayan,  ketika sigarlaki menancapkan tombaknya kekolam, seekor kepiting besar menggit kakinya,  la berteriak kesakitan dan dengan sepontan tombak diangkatnya,  akhirnya,  limbat bebas dari segala tuduhan sigarlaki tidak dapat mengulanginya,  kakai nya terluka digigit kepiting besar,  itulah balasan orang yang mudah mrnuduh orang lain melakukan kejahatan.

Cerita Rakyat Singkat Tentang Gunung Merapi

Baca kumpulan cerita rakyat pendek tentang legenda gunung merapi di jaman kesultanan mataram, karena dengan membaca cerita rakyat dari berbagai daerah indonesia minimal kita akan tau budaya negara kita sendiri.

Cerita rakyat singkat – Disebutkan dalam babad tanah jawa,  penembahn senopati sedang bertapa dinglipura, dekat bantul.  Setelah selesai bertapa,  kemudian ki juru mertani bertanya. ”  apakah yang kau dapatkan didalam tapamu? ” panembahan senapti menjawab. ” saya mendapatkan lintang johar di Segera ki juru mertani bertanya kembali, ” apakah lintang johar itu mampu menghilangkan marabahaya?. ”
Tidak,  paman, “ujar panembahan senapati. ”

“kalau begitu,  bertapalah lagi, ” kata ki juru mertani.  Ki juru mertani melanjutkan perkataannya,  Hanyutkan la sebatang kayu disungai.  Naiklah kau diatas kayu yang kau hanyutkan itu,  setelah sampai laut kidul,  kau akan menjumpau ratu kidul

Panembahan senapati menjalankan apa yang dikatakan ki juru mertani. Didalam babad tanah jawa disebutkan tentang pertemuan panembahan senopati dan ratu kidul,  ratu laut kidul bersedia membantu panembahan senopati dengan bala tentara makhluk halus.

Panembahan senopati kemudian menemui ki juru mertani.
“nah, sekarang apa yang kau dapatkan dari tapamu? ”

“Benar kata paman,  saya dapat bertemu dengan ratu kidul. ”
“Lantas,  apa yang kau dapatkan,  ? Tanya ki juri mertani

” saya diberi minyak jayangkatong dan telur Degan,  ”  jawab panembahan senapati.
Telur yang kau dapatkan itu berikan lah pada juru taman,  kata ki juru mertani.  Singkat cerita,  setelah ki juru tamab memajan telur itu,  terjadilah keanehan dalam diri kijuru taman tubuhnya beruba wujud menjadi raksasa yang besar dan mengerihkan.

Selanjutnya, raksasa itu ditugaskan untuk menjaga gunung merapi,  adapun tempat penjaganya adalah plawangan,  maka apabila terjadi bencana yang diakibatkan oleh gunung merapi,  raksasa itu lah yang menjaga dan menahan agar bencana tidaj menjalar keselatan,  dengan demikian,  daerah sebelah selatan senantiasa terhindar dari bencana.

Sedangkan minyak jayakaton diperintahkan agar dibuang.  Namin sebelumnya,  dibuka dahulu dan diusapkan pada dua anak laki-laki dan perempuan yang ada disana,  setelah terkena jayangkatong,  raga keduanya tidak kelihatan,  si anak laki-laku yang tidak nampak itu dijuluki kyai panggung,  sedangkan si anak perempuan menjadi nyai koso,  sampai sekarang,  mereka dipercayai masih setia menjaga beringin putih utara masjid yang ada di sebelah selatan jalan.

Contoh Legenda Buaya Rakyat Lampung

Contoh legenda terkenal berasal dari berbagai wilayah Indonesia yang diceritakan turun temurun. Dalam contoh legenda ini penulis ambil dari cerita rakyat asal lampung tentang buaya.
Silahkan di baca dengan seksama.

Contoh legenda – pada zaman dahulu didaerah lampung,  ada sebuah kisah yang sangat menarik tentang sungai tulang bawang.  Sungai iru terkenal angker,  banyak orang hilang jika mereka berlayar melewati sungai itu. Mengapa banyak orang hilang ? Ternyata diaungai itu ada seekor buaya ganas,  Buaya itu adalah penghuni sungai tulang bawang sudah banyak memakan korban.

Penduduk yang hidup disekitar sungai tulang bawang harus berhati-hati,  jika berpergian mereka siap dengan senjata tajam dikisahkan,  pada suatu hari penduduk sekitar kehilangan seorang anak gadis yang bernama aminah,  seluruh penduduk dikampung ini segera melakukan pencarian,  akan tetapi,  meskipun seluruh penduduk kampung tulang bawang sudah mencari hampir kesetiap tempat,  tak ada satu petunjuk tentang adanya aminah,  gadis itu hilang lenyap begitu saja.

Sementara itu, pada saat bersamaan, di dalam sebuah gua besar yang jauh dari permukiman penduduk,  terbaringlah tubuh seorang gadis yang lemah tak berdaya,  ternyata gadis itu adalah aminah yang baru tersadar dari pingsannya.

Alangkah terkejutnya ia menemukan dirinya ada didalam gua. Setelah bangkit ia berusaha berdiri dan berkeliling .

Keterkejutannya semakin bertambah,  karena gua itu dipenuhi harta benda yang tak ternilai harganya,  ada permata,  emas, intan dan pakaian yang indah-indah. Seluruh benda itu mengeluarkan cahaya yang berkilauan, kemudian,  terdengar sebuah suara dari sudut gua,  tampaklah seekor buaya yang sangat besar dan mengerikan.

Jangan takut!  Memang aku buaya,  tapi asalku manusia seperti mu juga,  aku dikutuk karena perbuatanku yang tercela.

Aku dipanggil somad,  pekerjaanku merampok disungai tulang bawang harta benda yang ku rampok tersimpan dalam gua ini,  selain itu didalam gua ini terdapat terowongan rahsia yang menembus langsung kedesamu. Tak ada yang mengetahui terowongan itu.

Dalam keadaan terkejut dan ketakutan,  aminah berusaha menyimak seluruh perkataan si buaya,  tanpa disadarinya ia telah mendengar sebuah rahasia yang memberinya jalan keluar.

Walaupun si buaya bersikap baik padanya dan selalu memberinya hadiah perhiasan ia tetap tidak Kerasan, ia ingin kembali kedesanya ia berharap dapat meninggalkan si buaya yang kesepian itu sendiri dalam gua dan segera kembali kekampung halaman.

Aminah mulai teringat kejadian mengapa Ia berada digua bersama buaya itu,  kemarin ia berada ditepi sungai, baru saja membuang sampah tiba-tiba sesuatu yabg kuat dan besar menyanbatmr dirinya,  ia seperti tengelam kedasar subgau,  ia tak sadarkan diri,  tahu-tahu berada didalam goa bersama buaya perampok.
Kini aminah pura-pura menuruti kemauan si buaya.

Tapi diam-diam  iya menunggu kesempatan yang baik untuk meloloskan diri.  Pada suatu ketika buaya perampok tertidur dan membiarkan pintu goanya terbuka,  aminah segera mwnggunakan kesempatan itu untuk keluar melalui terowongan sempit itu,  ketika menyusuri cukup lama,  tiba-tiba ia melihat sinar matahri,  betapa gembira nya ia dapat keluar dari goa itu,  aminah, si gadis rupawan Itu bisa kembali kedesanya dengan selamat.

Ia hidup tentram bersama keluarganya. Harta berlimpah tidak menjamin hidup bahagia,  buaya itu kaya raya tapi ia kesepian dan menderita akibat perbuatannya sendiri.

Contoh Cerita Rakyat Popular Batu Menangis

Contoh cerita rakyat  berikut ini yang berjudul batu menangis sangat menarik untuk di bahas, sebab banyak intisari yang dapat diambil pembelajaran nya daricerita ini.

Contoh cerita rakyat – dahulu kala,  disebuah bukit yang jauh dari desa,  didaerah kalimantan hiduplah seorang janda miskin dan seorang anak gadisnya,  janda itu bernama mak dasah dan anak gadisnya bernama jelita,  mereka tinggal dirumah kecil sederhana,  rumah itu adalah peninggalan suami mak dasah yang meninggal dunia sejak berumur satu tahun.

La disebut jelita karena memang wajahnya cantik sekali,  jelita menjadi anak kesayangan ibunya, demi cinta dan kasihnya pada sang anak mak dasah walau sudah agak tua tapi rela bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari -hari pekerjaan mak dasah mencari kayu bakar dihutan kemudian dijual keperkampungan,  ia juga merawat belasan pohon pisang Bekas peninggalan suaminya,  namun pohon pisang itu tidak berbuah setiap saat,  jika pohon pisang berbuah ia akan menjual nya keperkampungan penduduk yang jaraknya puluhan kilo meter dari tempat tinggalnya.

Semakin hari Si jelita semakin bertambah dewas , sementara di janda bertambah tua, tapi sayang sekali…  Si jelita yang sangat dikasihi ibunya kini berkelakuan buruk, pohon pisang yang jumblahnya enam belas batang tak pernah ditengoknya.

Angin yang membawa debu dan daun-daun kering kedalam rumahnya ia biarkan saja,  jangankan halaman rumah,  dinding dan lantai kamarnya sendiri ia tak mau membersihkannya. Ia selalu menunggu ibunya turun tangan. Gadis itu emang amat pemalas,  tak pernah membantu ibunya melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah. Kerjaanya hanya bersolek setiap hari.

Selain pemalas sikap sang anak itu manja sekali,  segala permintaanya harus dituruti,  setiap kali ia meminta sesuatu kepada ibunya harus dikabulkan,  tanpa memperdulikan ibunya yang miskin,  setiap hari harus mrmbanting tulang mencari sesuap nasi.

Pada suatu hari jelita berkata pada ibunya ” mak hari ini kau harus belikan aku baju yang bagus dan indah. ”
” loh?  Baju mu kan banyak, masih banyak yang baru juga?
“Allahh jangan banyak cakap,  bajuku memang banyak tapi suda ketinggalan jaman,  aku ingin model yang baru”.

“tapi nak ibu tidak punya uang yang cukuo untuk membelikan mu baju lagi,  bukan kah sebulan yang lalu sudah aku belikan baju yang cukup mahal.? ” .” kalau mak sayang turuti kemauanku…….!” Tak bisa tidak mak dasah.  Akhirnya mengambil semua simpanan uangnya dan esok harinya mereka berangkat kepasar yang jaraknya sangat jauh dari rumah mereka. Sebenarnya uang simpanan itu digunkan untuk keperluan-keperluan yang sangat mendesak,  seperti kita jelita sakit dan lain-lain.

Letak pasar desa jauh,  sehingga mereka harus berjalan yang cukup melelahkan,  anak itu berjalan melengang dan mengunakannpakaian bagus,  dan bersolek agar orang dijalan melihatnya nanti akan mengagumi kecantikannya,  sementara ibu nya yang berjalan dibelakang sambil membawa keranjang dan pakaian yang sangat dekil, karena mereka hidup ditempat yang terpencil  tak seorang pun yang tahun kalau mereka ibu dan anak.

Ketika mereka ingin memasuki desa,  orang-orang desa memandangi mereka,  mereka begitu terpesona melihat kecantikan anak gadis itu,  terutama para pemuda yang tak puas-puas memandang  wajah gadis itu, namun ketika melihat orang yang berjalan dibelakang anak gadis itu,  sungguh kontras keadaannya,  hal itu membuat orang bertanya-tanya.

Aneh sekali…  Si gadis sangat cantik,  dan pakainya luar biasa indahnya, tapi wanita dibelakangnya berpakaian kumal dan bertambal-tambalan.

Iya mengapa wanita itu berjalan dibelakang si gadis?.  Padahal wajahnya mirip sekali dengan si gadis, tidak mungkin wanita itu pembantunya. ” kawan….  Jangan berburuk sangka,  siapa tahu wanita itu memang pembantunya yang mengawal si gadis.  Diantara orang yang melihat nya itu,  seorang pemuda mendekati dan bertanya kepada gadis itu.  ” hai,  gadis cantik. Apakh yang berjalan di belakang mu itu ibu mu? “. Namun,  apa jawaban anak gadis itu?.

” bukan,  katanya dengan angkuh,  ia adalah pembantuku…! Kedua ibu dan anak itu kemudian meneruskan perjalanan, tak seberapa jauh.  Mendekat lagi seorang pemuda dan bertanya kepada anak gadis itu, ” hai,  gadis manis,  siapa namamu? “. ” oh abng namaku jelita,… ”
” oh cocok banget dengan orangnya. ” ” kenapa bng? “. ” wajahmu juga cantik jelita….!
” apakah yang berjalan dibelakang mu itu ibumu..?
” bukan,  bukan, ” jawab gadis itu dengab mendongkan kepalanta,  ia adalah budakku!.

Baca juga : Legenda cerita rakyat danau lipan

Begitulah setiap gadis itu bertemu dengan seseorang disepanjang jalan yang menanyakan oerihal ibunya ,selalu menjawabannya itu,  ia malu mengakui mak dasah sebagai ibunya.  Ibunya diperlakukan sebagai pembantu atau budaknya.  Pada mulanya mendengar jawaban putrinya yang durhaka jika ditanya orang,  si ibu masih dapat menahan diri. Ketika berjalan ditempat yang sepi mak dasah bertanya kepada anaknya. ” anak ku mengapa kau menyebutku sebagai pembantu mu? “.

” ibu….!  Tenang saja. Ini hanya sekedar berpura-pura. Aku tidak bersungguh-sungguh menganggap ibu sebagai pembantuku. ”

” tapi sudah tiga kali kau menyebutku sebagai budak. Aku tak ingin kau melakukan nya lagi. ”
“Ah emakk…  Ini hanya pura-pura. Mereka meneruskan perjalanan,  hingga suatu ketika ada seorang pemuda yang sangat tampan datang mendekati si jelita.
“hai,  cantik,  siapa namamu?

” namaku jelita. ….! ” serasi benar nama dan wajahmu. Cantik jelita…!  Apakah yang berjalan dibelakangbmu itu ibumu? “. ” bukan. Bukan,  jawab gadis itu mendongkan kepalanya,  ia adalah budakku!..  Mak dasah masih bisa menahan diri. Ia mencoba memperingatkan anaknya lagi.

Namun tak berapa lama kemudian mereka bertemu kembali dengan seseorang pemuda tampan. Jelita kembali menyebut ibunya sebagai pembantunya , sesungguhnya ia malu mengakui mak dasah sebagai ibunya,  kini dang ibu tal bisa bersabar lagi. ”  jelita anakku,  kau sungguh kelewatan batas kau durhaka menyebutku sebagai budakmu. Padahal aku yang merawatmu sejak kecil. Teganya kau berbuat seprti itu.

” emakk. …. Kenapa emak marah…  Percayalah ini hanyalah sekedar sandiwara. Nanti setelah pulang dari oasar emak belu baju baru dan ibdah. Jika bertemu dengan pemuda tampan maka aku mengakui mak sebagai ibuku.

Tidak kau terlalu menyakitkan hatiku., bagaimanapun keadaan rmak seharusnya kau mau mengakui emka sebagai  ibumu.  ” nanti mak. Kalu sudah beli baju baru”. Sang ibu tidak bisa menahan diri lagi. Ia tak mai bedebat debgan anaknya ia berdoa kepada tuhan, ya tuhan hamba tak kuat menahan hinaan ini , anak kandung hamba begitu tega memperlakukan hamba sedemikian rupa ya, tuhan hukum lah anak durhaka ini….  Hukumlah dia….. !!

Atas kekuasan tuhan yang maha Esa.  Berlahan-lahan tubuh gadis durhaka itu berubah menjadi batu,  peubahan itu dimulai dari kaki,  ketika perubahan itu mencapai setenfah badan,  anak gadis itu menangis memohon ampun kepada ibunya.

Oh ibu….  Ibu….  Ampunilah saya ampunilah kedurhakaan anakmu selama ini.  Ibu…..ibu….  Ampunilah anakmu…..  Anak gadis itu tetap meratap dan seluruh tubuh gadis itu berubah menjadi batu. Sekalipun menjadi vatu. Namun orang dapat melihat bahwa kedua matanya madih menitikan air mata. Sepeti sedang menangis,  oleh karena itu,  batu yang berasal dari gadis yang mendapatnkutukan ibunya itu disebut ” Batu Menangis”.

Demikianlah cerita yang terbentuk legenda ini, yang oleh masyarakat setempat dipercaya bahwa kisah ini benar-benar pernah terjadi,  barang siapa yang mendurhakakan ibunya yang telah melahirkannya dan membesarkannya atas perbuatannya itu akan mendapat hukuman dari tuhan yang maha kuasa.

Cerita Rakyat Pendek Asal Mula Putri Duyung

Silahkan baca cerita rakyat pendek tentang asal mula putri duyung berikut ini, banyak kisah menarik dan seru yang tentu nya bakal bikin anak anda senang mendengarkan nya.

Cerita rakyat pendek – Dahulu. Hiduplah pasangan suami istri dengan tiga anak yang masih kecil. Pagi itu mereka makan nasi dengan ikan,  masing-masing memperoleh bagiannya,  ikan yang dihidangkan rupanya tidak abis,  sebelum berangkat kekebun. Si suami berpesan kepada istrinya. ” Bu,  tolong simpan ikan yang tersisa untuk makan nanti sore.

“baik. Pak jawab si istri,  pada siang harinya,  si istri dan ketiga anaknya makan siang bersama,  tiba-tiba si bungsu menangis,  ingin ikan yang disimpan dilemari, dengan sabar ia mencoba memberi pengertian.  ”  nak, ikan itu untuk makan ayah nanti sore.  Entah apa yang terjadi,  si bungsu malah menangis sekeras -kerasnya. Akhirnya sisa ikan tadi diberikan pada anak bungsunya. Seketika itu juga tangisannya tak terdengar Lagi.
Bekerja seharian membuat si ayah begitu lapar dan lelahnya, terbayang olehnya, ia makan sore dengan ikan,  dengan cekatan si ibu menghidangkan makanan,  namun si ayah tidak melihat sisa ikan tadi pagi,  raut mukanya langsung berubah masam.

” Bu mana sisa ikan tadi pagi?  Tanya si ayah.  Maaf yah si bungsu ketika makan siang menangis Ingin makan dengan ikan. ” kata sang ibu.
Akan tetapi bukannya mengerti dengan watak anak bungsunya. Ia malah terlihat begitu marah. Saat itu juga,  istrinya dipaksa mencari ikan dilaut. ” ibu tidak boleh pulang kerumah sampai mendapatkan ikan yang banyak,  sebagai pengganti ikan yang dimakan dengan si bungsu., ” kata suami nya tanpa belad kasihan.  Si ibu pergi dengan rasa sedih dan sakit hati.  Ia begitu berat meninggalkan ketiga anaknya. Khususnya dibungsu yang masih menyusui.

Sudah lama sih ibu tidak kembali kerumah,  ketiga anak nya masih kecil itu begitu merindukan ibunya,  mereka mencari ibunya dipinggir laut, terus saja mereka memanggil-manggil ibu nya,  proses pencarian hampir mustahil,  karena tidak seorang pun yang ada disitu,  sungguh ajaib.

Si ibu tiba-tiba muncul dari laut.  Dihampirinya si bungsu dan segera disusuinya. Si ibu berpesan agar mereka kembali kerumah,  kata si ibu , tidak lama lagi ia akan pulang,  mereka patuhi perintah ibunya dan segera pulang.  Semalaman mereka menunggu si ibu,  namun si ibu tak kunjung pulang,  kecemasan terhadap nadib si ibu membuat mereka kembali kelaut seesokan harinya.

“bu pulanglah kerumah….!  Si bungsu ingin menyusui ujar si sulung ketika tiba dipinggir laut. Ibu  Mereka Pun muncul dari laut,  lalu si ibu menyusui si bungsu. Barulah kelihatan ada sesuatu yang berubah dengan tubuh ibu.  Ada sisik disekujur tubuhnya,  rasa suka cita sirna,  berganyi rasa ragu dan takut.  ” sini bungsu. Ibu akan menyusuimu. Bujuk si ibu.  ” tidak kau bukan ibuku..!  Tukas si bungsu. ” aku adalah ibu kalian. Anak-anakku!.

” bukan kau bukan ibu kami,  jawab si sulung sambil menarik adik-adiknua meninggal kan tepi laut,  mereka pun terus menyusuri pantai tanpa tujuan yang jelas,  tiap kali mereka memanggil si ibu. Tiap itu pun muncul si ibu dengan tubuhnya yang Di  penuhi sisik ikan, akhirnya ibu itu menjadi ikan duyung separuh tubuhnya berwujud manusia dan separuhnya lagi wujud ikan.

Kisah Teladan Tentang Ular Hitam Yang terbelenggu Rantai

Kisah teladan berikut ini berisi cerita penuh hikmah yang bisa anda jadikan sebagai bahan pembelajaran baik untuk buah hati maupun diri sendiri. Kisah teladan ini berkisah tentang perilaku seekor ular yang terbelenggu rantai besar, seperti apa kisah nya ?
Simak cerita nya di bawah.

Kisah teladan – Disamping doa orang teraniaya yang sangat mustajab, doa orang alim juga cepat dikabulkan Allah.  Orang alim yang dimaksud adalah : orang yang benar-benar alim,  yang mengabadikan dirinya hanya kepada Allah.  Hatinya tidak tercemar dengan segala urusan duniawi,  sebab baik orang yang teraniaya maupun orang alim doanya diamini oleh malaikat dari tujuh petala langit.

Pada zaman nabi isa as,  pernah terjadi suatau kejadian yang menakjubkan.  Yakni seorang yang buruk perangainya, yang sangat dibenci masyarakatdan hampir saja mereka membunuhnya dengan seekor ular hitam, tetapi ia selamat dari sengatan bisa ular, dengan berkahnya doa orang alim yang diberinya sedekah, dimana malaikat turut mwngamini doa tersebut.

Diceritakan: bahwa nabi isa as pada suatu hari jalan-jalan melewati suatu kampung, kebetulan dikampung itu  ada seorang penatu, yang kerjanya mencuci dan mensetrika pakaian, karena perangainya yang buruk masyarakat setempat tidak suka terhadap dirinya.

Oleh karena itu mereka mengadukan tukang penatu tadi kepad nabi isa as, :” wahai nabi  Isa,  tukang penatu ini perangainya tidak baik, ia suka membendung air, meludai dan mengotori sungai tersebut digunakan untuk mandi dan mencuci, serta kebutuhan sehari-hari lainnya. Untuk itu,berdoalah kepada Allah supaya tukang penatu ini disingkirkan dari kampung kami dan tidak kembali lagi.

Nabi isa pun berdoa untuk memenuhi tuntutan masyarakat setempat. Dalam doannya nabi isa berkata:” ya allah, perintahkan seekor ular berbisa yang dapat membunuh si tukang penatu karena ulah kejahatannya.
Sebagai biasanya si tukang penatu ini berangkat menuju kesungai untuk mencuci pakaian-pakaiannya, ia berangkat kesungai dengan membawa tiga roti. Sewaktu sampai ditepi sungai, datanglah seorang ahli ibadah yang turun dari sebauh bukit yang tidak jauh dari tempatnya mencuci pakaian.

Setelah memberi salam pada si tukang penatu, orang ahli ibadah itu lantas berkata :” jika engkau membawa makanan,  maka berikanlah makananmu itu kepadaku, sebab sudah sekian hari aku tidak makan .

Mendengar perkataan ahli ibadah tersebut maka hati tikang penatu tadi menjadi iba, akhirnya ia memberikan tiga potong roti yang dibawannya dari rumah Kepada ahli ibadah, maka ia langsung berdoa:” semogga Allah mengapuni dosa-dosa mu dan mensucikan hatimu.

Ketika potongab roti yang kedua diberikan, maka ahli ibadah itu berdoa :” semogga Allah mengampuni segala dosa mu yang terdahulu dan dosa yang akan datang!”.

Pada waktu potongan roti yang ketiga diberikan pada ahli ibadah,  maka siahli ibadah berdoa:” Wahai tukang penatu,semogga Allah membangunkanb sebuh Gedung untuk mu disurga.

Setelah memberikan ketiga potongan roti yang dibawa nya kepada ahli ibadah yang kelaparan, ia lalu melanjutkan mencuci pakaian disungai sebagaimana biasanya sampai selsai, sesudah mencuci pakaian si tukang penatu ini pulang kerumah, sepertinya tidak terjadi apa-apa.

Ketika ia pulang kerumah. Maka masyarakat sama terkejut melihatnya ia pulang dengan selamay, padahal ia diperkirakan tidak akan pulang, karena tersengat ular berbisa, melihat kenyataan ini, warga desa datang menghadap nabi isa as untuk melaporkan tentang kepulangan si tukang penatu Kerumahnya dengan selamat.
Dengan firasat seorang nabi,  nabi isa as jadi mengerti bahwa situkang penatu tadi pasti memiliki kelebihan sehingga ia. Terhindar dari musibah.

Karena itu ia dipanggil untuk ditanyai ,setelah si tukang penatu mengahadap beliau, maka nabi isa as langsung bertanya :” wahai tikang penatu, amal kebaikan apa yang engkau lakukan pada hari ini, coba jelaskan pada ku.

Situkang penatu akhirnya bercerita mengenai pertemuannya dengan ahli yang diberinya roti tiga potong, setiap potongan roti diberikan kepada ahli ibadah, maka si ahli ibadah itu mendoakannya.

Sesudah mendengarnya semua kisah yang disampaikan oleh situkang penatu, nabi isa as berkata:” serahkan kepadaku bungkusan pakaianmu itu! ” setelah diserahkan, bungkusan pakaian itu pun dibuka oleh nabi isa as,  tiba-tiba didalamnya ada seekor ular hitam yang berbisa terbelenggu rantai besi nabi isa kemudian bertanya kepada siular:”  hai ular hitam bukankah kehadiranmu diperintahkan untuk membunuh si tukang penatu ini.

Ular menjawab:”benar..  Aku diperintahkan untuk membunuh dia namun tugas ku terhalang oleh doa-doa orang ahli ibadah yang diamini oleh para malaikat yang berdiri tegak disampingnya, sehingga allah mengutus seorang malaikat untuk membelenggu diriku dengan rantai besi agar aku tidak mengigit si tukang penatu itu! ”
Sesudah mendengar jawaban si ular,  nabi isa as lantas berkata kepada tukang penatu :” Hai tukang penatu, perbaiklah perbuatanmu, jangan berbuat curang dan merugikan masyarakat .sekarang mulailah hidupmu dengan perbuatan yang baik insya allah dosa -dosamu akan diampuni oleh Allah.

Setelah kejadian tersebut Si tukang penatu bertaubat, dan berbuat baik kepada lingkungan dan masuarakatnya.