Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih

Cerita rakyat bawang merah dan bawang putih

cerita rakyat asal riau ,sumatra bawang merah dan bawang putih – Bawang putih adalah gadis yang sudah tidak memiliki ibu dan bapak. Ia hidup bersama ibu tiri nya yang juga punya anak seusia diri nya – bawang merah nama nya.

Bawang putih selalu dibebani pekerjaan yang berat berat , misal nya mengambil air dari sumber yang jaraknya sangat jauh dari rumah.

‘Tidak mengapa ….; gumam bawang putih sambil bekerja
Mengambil air dari belik ( sumur ) , jarak nya jauh dari rumah tetapi ini ia anggap sebagai olahraga yang menyehatkan tubuh.

Sementara itu…
Saudara tiri nya yaitu bawang merah tidak disuruh bekerja sama sekali oleh ibu nya. Pekerjaan sehari hari nya hanyalah bersolek dan bermalas malasan setiap hari nya.

” Ngapain kerja keras ….”
Kata bawang merah , dulu aku sudah sering melakukan nya. sekarang gantian donk !.

Bawang putih juga diperintah mencari ranting ranting kau bakar untuk menanak nasi . Namun tak sekalipun gadis itu mengeluh…..

Ia jalani kehidupan ini dengan tabah,walau terkadang ia juga merasa diperlakukan semena mena oleh ibu tiri nya.

Jika melakukan kesalahan, bawang merah tidak pernah sekalipun dimarahi oleh ibu nya.
Sedang kan jika bawang putih yang berbuat salah, walau itu hal sepele , cacian sudah pasti terlontar dari mulut ibu tiri nya itu ;

”ingat jangan lagi kau ulangi kesalahan itu, dasar gadis bodoh “…
Begitulah kira kira bentakan ibu tiri nya..

Walaupun saban hari kerjaan bawang merah hanya bersolek saja, namun ternyata diam diam bawang merah iri dan merasa bawang putih memang jauh lebih cantik ketimbang diri nya.

*********

Seperti biasa, setiap hari bawang putih selalu diperintah untuk mencuci pakaian pakaian kotor yang jumlah nya cukup banyak itu.

Hari itu,selagi mencuci, bawang putih bergumam dalam hati ; ‘ mengapa bawang merah tidak mau belajar mencuci pakaian nya sendiri ya ? bagaimana nanti jika dia sudah menikah ?

Saat sedang asik melamun , tiba tiba ia mendapati seekor ikan menggelepar gelepar di atas tanah dekat tepian sungai .
Sambil sedikit merasa heran kenapa si ikan bisa berada di tanah tepian sungai, bawang putih datang mendekati ikan tersebut ;

” Kasian sekali kamu ikan …..’ , bisik nya sambil memungut ikan tersebut dengan hati hati , lalu memasukan nya kembali ke sungai.

Sang ikan menatap nya dengan pandangan penuh terima kasih ,lalu menyelam ke dasar sungai.

Beberapa saat kemudian, tiba tiba ikan tadi menyembul keluar dari dalam sungai dan mengeluarkan suara ;
” Terima kasih bawang putih ….. karena telah mengasihi sesama makhluk dan membantuku, maka kini giliran ku membantu kesusahan mu ”

Bawang putih : Hai…. ( sambil terkejut ) , kau bisa berbicara ikan …. !?
Ikan : Benar, sesungguh nya aku adalah ikan jelmaan dewa.
Bawang putih : ooh…. maaf kan hamba dewa… ! hamba tidak tahu …
Ikan : tak mengapa , sekarang masukan cucian mu ke dalam air

Serasa sedikit bingung dengan maksut si ikan jelmaan dewa tadi, bawang putih memasukan cucian nya ke dalam sungai .

Maka ketika pakaian itu diangkat dari dalam air, seketika itu juga bersihlah pakaian kotor tersebut…

Bawang putih : Terima kasih pukulun !….. terima kasih ….

Semenjak saat itu, sang ikan menjadi sahabat dekat bawang putih , apabila bawang putih sedang mencuci pakaian di sungai , si ikan muncul ke permukaan .

Dan aneh nya, mau sebanyak apapun cucian yang dikerjakan oleh bawang putih dapat ia selesaikan hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Kira nya si ikan jelmaan dewa telah membantu nya secara ghaib…

Melihat pekerjaan berat dapat ia selesaikan dengan secara singkat , si ibu tiri menjadi curiga lalu disuruh nya lah bawang merah mengikuti dan mengamati nya dari jauh…

Bawang merah : Ibu, ternyata selama ini dia dibantu oleh ikan ajaib , begitu pakaian nya dicelupkan kedalam air , maka tiba tiba jadi bersih semua.
hmmmm, aku ada akal bu….

Maka esok nya….
Ketika bawang putih hendak pergi kesungai mencuci pakaian, ia dihampiri ibu tiri nya…

Ibu tiri :bawang putih, kamu hari ini tidak usah mencuci pakaian, kamu ke hutan saja cari kayu bakar .
Bawang putih : Baik ibu …. !

Setelah melihat bawang putih pergi ke hutan, berangkat lah bawang merah ke sungai dengan membawa sebakul pakaian kotor.

Saat di sungai, dia tirukan semua apa yang selama ini dilakukan oleh bawang putih. Lalu pada saat ikan ajaib itu muncul dijaringnya lah si ikan tersebut.

lepas kan aku ….lepaskaannn ” pekik si ikan ajaib tersebut

Apaa…. ? melepaskan mu …. kau yang selama ini membantu bawang putih, sekarang jangan harap lagi ya .. ” teriak bawang merah geram campur senang .

Maka dibawa pulang lah ikan ajaib tersebut oleh bawang merah ….

Bawang merah : Ibu … ibu… ! , lihat aku sudah menangkap ikan ini
Ibu : wah… cukup besar juga ya…? ,pasti sangat lezat kalau kita panggang…

Bawang merah : ahhh… jangan dipanggang ibu…
Ibu : lalu mau diapakan nak …
Bawang merah : Kita goreng saja bu
Ibu : baiklah terserah sama kamu, lalu bagaimana dengan bawang putih ? , kita kasi dia juga ga ya nak , bagian apa ya kira kira yang bagus buat nya.
Bawang merah : kasih dia durinya saja bu …! hahahahahaha

Singkat cerita ….
Setelah dibawa kedapur dan disembelih ,ikan ajaib sahabat bawang putih tersebut mereka goreng di dalam wajan yang panas.
Lalu setelah masak, ikan tersebut di makan dengan lahap nya oleh ibu dan anak jahat tersebut hingga tersisa tulang dan kepala saja.

Hati hati,sebaik nya kau bungkus saja ikan nya agar dia tidak tau bahwa ikan nya sudah kita goreng ” pesan ibu kepada bawang merah.

Ketika bawang putih pulang sehabis mencari kayu bakar, mereka pura pura berbaik hati. Mereka sediakan nasi diatas meja lalu bawang putih dipersilahkan untuk makan.

Maka ketika bawang putih membuka tudung nasi dan bungkusan lauk di meja, seketika itu pucat lah muka nya mendapati duri dan kepala ikan mas.

Bawang putih : kalian membunuh dan memasak ikan mas ku ?
Mendengar pertanyaan ini, ibu dan anak jahat itu hanya tertawa kegirangan.

Tanpa banyak bicara, dikuburkan nya lah kepala dan duri ikan tadi dibelakang rumah….

*********

Esok hari nya, terjadilah keajaiban . Di tempat ikan itu dikuburkan telah tumbuh tanaman bunga yang indah , bawang putih pun merawat nya dengan penuh kasih sayang.

Pada suatu hari, ada seorang pangeran beserta patih dan pengawal nya melintasi tempat itu, Pangeran sangat tertarik dengan keindahan bunga yang sedang mekar di halaman rumah bawang putih.

Begitu mendapati ada seorang pangeran mendatangi rumah nya, maka datang lah bawang merah dan ibu nya tergopoh gopoh .

Pangeran turun dari kuda nya dan bertanya, ‘ siapakah yang telah menanam bunga ini …. ?

Hamba , pangeran ….. ! ” sahut bawang merah berbohong
Benarkah kau yang menanam nya ? tanya pangeran sekali lagi…
Benar pangeran ….

Tetapi pangeran itu malah mengeleng gelengkan kepala nya.
Melihat ada tamu penting bawang putih ikut keluar rumah , maka ketika sepasang mata nya beradu pandang dengan pangeran jantung nya berdebar kencang , ia tertunduk malu…. !

Pangeran mendekati gadis itu sambil bertanya , siapakah namamu wahai gadis …. ?
Nama hamba bawang putih pangeran ….

Ohh, jadi kamu yang bernama bawang putih, telah lama aku mencari mu . Aku telah mendapat bisikan ghaib selama semedi ku bahwa gadis bernama bawang putih adalh jodoh ku…. !

Mendengar ini, bawang merah terlihat marah dan kesal ;
Pangeran … ! , dia hanyalah seorang pembantu,. … dia …. !

Seketika itu juga, sang pangeran memandang nya dengan penuh amarah ;
Kamu pastilah bawang merah ….. !!!

Bawang merah : be be nar pangeran …. !
Pangeran : kau dan ibumu telah memakan ikan jelmaan dewa. tubuh kalian akan megeluarkan sisik seperti ikan.

Baru saja si pangeran berucap demikian , bawang merah dan ibu nya seketika itu juga kulit nya berubah menajadi bersisik dengan rasa gatal yang teramat sangat…
Semakin mereka garuk, semakin menjadi jadi gatal nya.

Ampunnn dewa… ampuni kami… ” jerit ibu dan anak tersebut.

Sementara itu, pangeran mendekati bawang putih ,lalu bertanya ; bersediakah engkau menjadi istri ku ?
Bawang putih mengangguk pelan, wajah nya tertunduk malu.

Maka hari itu juga bawang putih di boyong ke istana oleh pangeran, singkat cerita mereka pun hidup bahagia hingga akhir hayat nya.

Pelajaran berharga dari cerita rakyat dongeng bawang merah dan bawang putih asal daerah riau :
Tidak selama nya hidup itu menderita, ketika tuhan telah melirik rasa sakit akan penderitaan yang kamu alami secara sabar dan nerima. Maka saat itu juga tuhan akan menggantikan nya dengan sesuatu yang mungkin tak pernah kamu bayang kan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *